Pura Ulundanu Danu di Tengah Danau Beratan

ulundanuPura Ulundanu Danau Beratan adalah salah satu pura yang ada di Bali tepatnya di Kabupaten Tabanan Kecamatan Baturiti Desa Candi Kuning Propinsi Bali. Untuk mencapai lokasi ini cukuplah mudah, dari arah Denpasar Anda bisa menempuh perjalanan menuju ke Singaraja kurang lebih 55 kilometer. Kalau Anda sudah pernah ke Kebun Raya Bedugul nah lokasi Pura Ulundanu Danau Beratan tidak jauh dari lokasi Kebun Raya Tersebut ya kurang lebih 250 meter. Apa sih yang menarik dari Pura Ulundanu Danau Beratan?

  1. Pura Ulundanu Danau Beratan dibangun pas di tengah-tengah Danau Beratan yaitu salah satu Danau yang ada di Bali, sehingga dari kejauhan Pura Ulundanu ini seakan-akan melayang di atas danau atau dibangun di atas air Danau Beratan.
  2. Pura Ulundanu Danau Beratan memiliki pemandangan yang menarik dan eksotis didukung panorama alam yang indah dan kondisi udara yang dingin mampu menyajikan kondisi alam yang berbeda dari tempat wisata lainnya di Bali.
  3. Di Pura Ulundanu Danau Beratan tidak hanya terdapat pura disana juga terdapat taman yang cukup luas yang ditumbuhi rerumputan dan pepohonan yang hijau.
  4. Terdapat tempat memancing di Pura Ulundanu Danau Beratan, jadi Anda bisa menghabiskan waktu di tempat ini untuk memancing sambil rekreasi menyegarkan fikiran. Kalau Anda tertarik berkeliling di sekitar Danau Beratan, Anda boleh mencoba aktifitas yang satu ini dengan menyewa perahu. Sewa perahu sangatlah murah Rp. 25.000 untuk sekali jalan.
  5. Tiket masuk ke Pura Ulundanu Danau Beratan mencapai Rp. 7.500, dan harga ini sangatlah murah dan berlaku untuk satu orang saja sekali masuk. Bagi Anda yang ingin membawa kenang-kenangan setelah mengunjungi Pura Ulundanu Danau Beratan, Anda boleh membeli lukisan disana, tapi bukan sembarang lukisan yang dijadikan obyek adalah wajah Anda sendiri dan Anda cukup menunggu sampai 20 menit saja, untuk bayarnya sendiri tergantung kesulitan. tertarik datang aja ke Pura Ulundanu Danau Beratan.
  6. Tips berkunjung ke Pura Ulundanu Danau Beratan, sebaiknya Anda datang ke obyek wisata ini pada waktu pagi hari sampai siang hari, biasanya pukul 18.00 Pura Ulundanu Danau Beratan sudah ditutup karena kondisi alam yang berkabut dan tidak terlihat apa-apa.
  7. Sejarah Pura Ulundanu Danau Beratan sendiri cukup unik, Pura ini dibangun oleh I Gusti Putu Agung raja dari Kerajaan Mengwi yang kekuasaanya diambil oleh Raja lainnya yang ada di Tabanan. Adanya keinginan untuk mengembalikan kerajaan dan kesucian wilayahnya, raja mengwi bertapa di Puncak Mangu disanalah beliau diberkati kekuatan untuk mengembalikan kekuasaanya. Untuk memberikan rasa terima kasih raja mengwi kemudian mendirikan Pura Ulundanu Danau Beratan untuk memuja Bhatara atau Tuhan yang ada di Puncak Mangu.

Objek Wisata Terrasiring Jati Luwih

jatiluwihBosan dengan wisata pantai, watersport, atau mungkin bosan melihat pemandangan berupa perkebunan, pegunungan, bukit dan sebagainya, mungkin Anda bisa mencoba wisata yang satu ini yaitu wisata alam dengan view persawahan. Kalau biasa Anda melihat view persawahan dengan kondisi datar beda dengan yang satu ini. Obyek wisata sawah Jatiluwih yang terkenal dengan sawah teraseringnya mampu menarik wisatawan yang datang dengan view yang sangat indah dan didukung kondisi udara yang segar ditambah angin di sekitar persawahan yang bertiup pelan menambah segarnya udara.

Obyek wisata Jatiluwih terletak di Desa Jatiluwih tepatnya di Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan Bali, yang bisa Anda tempuh sekitar 35 km dari pusat kota Denpasar. Hamparan sawah yang hijau membentang seluas 600 hektar dengan bentuk persawahan bertingkat-tingkat memang dibuat secara terasering mengingat kondisi tanah perbukitan yang digunakan untuk persawahan. Obyek wisata Jatiluwih bisa Anda jadikan alternatif wisata alam jika Anda bosan dengan wisata yang lain. Di Jatiluwih Anda bisa melakukan tracking atau dikenal dengan istilah paddy tracking dengan melakukan perjalanan di sekitar sawah. Jika kebetulan sedang musim panen Anda bisa melihat secara jelas bagaimana petani memanen padi dan Anda pun ikut bergabung pada aktifitas tersebut.  Jika kebetulan sedang musim proses penanaman padi, Anda bisa melihat petani membajak sawah memakai sapi atau kerbau yang bisa Anda abadikan, atau Anda ingin mencoba sendiri membajak sawah memakai kerbau Anda akan diajarkan disana. Tradisi Masyarakat Bali yang terkenal dengan subaknya mampu menjadikan Bali sebagai lumbung padi nasional. berkat pengairan yang khas dan hanya ada di Bali membuat para petani dalam proses pengairan mendapatkan air yang merata dan adil. Hal inilah yang bisa diterapkan di beberapa wilayah lain.

Berteduh sejenak di beberapa tempat kecil yang berisi tempat duduk kemudian diatasnya terdapat lalang yang ditumpuk sehingga dibawahnya kita merasa teduh disukung angin yang sepoi-sepoi mampu membangkitkan selera dengan menikmati beberapa sajian khas kliner Bali. Kuliner akan terasa nikmat dengan didukung panorama persawahan dan kondisi udara yang segar. Ayo tunggu apalagi nikmati serunya berwisata di obyek wisata Jatiluwih.